Showing posts with label klepek-klepek .... Show all posts
Showing posts with label klepek-klepek .... Show all posts

Sunday, March 22, 2009

Fals n Redford ... Never lost my taste on them ...

Ada persamaan antara Iwan Fals dan Robert Redford. Satu, sama2 bikin aku pengen pingsan ketika senyum mereka menghunjam jantungku … Cieee … Tompi, kalee… hehe … Dua, aku lebih suka liat mereka di usia tua dibanding pas mudanya … Taste yang aneh ya ?

Saturday, March 21, 2009

sexy scent sensation...

Di komplek sedang banyak orang bangun rumah. Tukang-tukangnya ada yang tinggal di bangunan belum jadi tsb dan memasak dengan kayu bakar. Sumpah aku suka banget baunya, yang tercium ketika lari pagi setiap Sabtu. Mengingatkanku pada jaman KKN, pada rokok menyan di Banyumas yang aromanya sexy abis, pada cinta sederhana ala Sapardi Djoko Damono… Mudah2an mbangun rumahnya gak buru2 rampung, so msh bisa menikmati sensasi menghirup bau kayu bakar sambil bersenandung “Aku ingin mencintaimu, dengan sederhana … dengan isyarat yang tak sempat disampaikan kayu kepada api, yang menjadikannya abu …”…… Hmmmhh ….

Sunday, March 15, 2009

The Two of Us...

We talk,
We eat,
We talk,
We dance,
We talk,
and finally..

Akhirnya
Dia tersenyum, itu manusiawi katanya.
Menurutku juga
Tapi apakah selalu begitu?
Dia mengendik, itu wajar, katanya
Tapi bukankah kita bisa menghindarinya?
Dia mengendik lagi, memilinkan jari jemariku di jemarinya
Aku menghela nafas
Sama-sama tidak mengerti
Aku tidak menyalahkannya, dan tidak berusaha menyalahkan diri sendiri
Aku tahu aku menginginkannya, dia menginginkannya
Apakah kamu akan lari?
Atau mencoba lari?
Tanyanya tiba-tiba
Tidak, jawabku
Dan balik bertanya padanya, bagaimana dengan dia
Dia tersenyum.
Inilah akibat itu, katanya
Dan tidak perlu lari, kata dia selanjutnya
Karena kita manusia, ini manusiawi, dan aku menginginkannya, kamu menginginkannya
Lama aku terdiam, dan dia merengkuhku lembut
Mendengarkan degup jantungnya

And we talk,
We eat,
We talk,
We dance,
We talk
And it’s happen
Again..

Light my fire light my fire light my fire light my fire light my fire light my fire light my fire
(Glen, Feb 2009)

Monday, December 15, 2008

dari World Press Photo 08 ...

Mencekam. Merinding. Menggetarkan. Melongo. Takjub. Terpana. Tercekat. Terhipnotis. Tersepona. Klepek-klepek. Kalau bukan Anggas yang narik2 bajuku minta pulang, mau rasanya berhari2 ngendon di Pacific Place sampe pamerannya ditutup. Fara sudah mulai bisa menikmati. Walau kesulitan dengan narasi yang hanya dalam bahasa inggris shg selalu minta penjelasan dariku, yang sama aja meraba2nya hehe … It’s okay, artinya dia tertarik bukan hanya pada keindahan gambarnya tapi juga pada cerita di balik semua foto yang seolah2 berteriak memanggil kami … thx God we’re here in Pacific Place in Dec 14th 2008 at 5 pm, feeling an amazing experience…
Ada 185 prizewinning pictures yang ditampilkan, dibagi dalam kategori spot news, general news, people in the news, sports action, sports feature, contemporary issues, daily life, portaraits, arts n entertainment, dan nature…
Satu yg aku gak mudheng adalah salah satu foto pemenang pertama penghargaan untuk kategori spot news dengan judul ‘Assasination of Benazir Bhutto’ di Rawalpindi, Pakistan Des 2007. Fotonya burem banget, guelaaap, ga jelas fokusnya apa, hanya sosok2 orang yang amat sangat kabur. Kali yang dinilai kenekatan fotografernya saat pengambilan foto dalam kondisi kekacauan pembunuhan dan ledakan bom.
Yang bikin seneng adalah ga seperti yg aku duga, kita ga dilarang motret. Nyeseeeeel banget ga bawa kamera dari rumah, akhirnya cuma ngambil bbrp foto pake HP, sekalipun ada pantulan cahaya di setiap hasilnya. Banyak yang foto2 juga dengan latar belakang foto2 pameran tsb. Karena ‘akeh tunggale’ ya kami nekat foto2 juga…. hehe … yang ajaib, ada pengunjung yang asik foto2 juga, tapi dengan background billboard iklan parfum gede di mall itu …. wakakaka … turis, kale …
About World Press Photo :
WPP is run as an independent, non-profit organization with its office in Amsterdam, where WPP is founded in 1955.
First n foremost, WPP is known for organizing the world’s largest n most prestigious annual press photography contest. Prizewinning photograph are assembled into a traveling exhibition that is visited by over 2 million people in some 45 country worldwide. A year book presenting all prizewinning entries is punlished annually in 6 languages.
WPP has 2 corporate sponsors worldwide – Canon n TNT – n receives support from Dutch Postcode Lottery. The mix in sources of financing helps guarantee the organization’s independence.
Board staff berasal dari berbagai negara dan latar belakang. Kebanyakan fotografer dan orang media, tapi ada juga yang duta besar, CEO Unilever, n lawyer. Tapi there’s no Indonesian. And there’s no Om Si(git Pra)mon(o)… hehe …
Surya Paloh dalam foreword-nya selaku chairman of media group yg host eksibisi ini mengatakan : “… Human are highly visual creatures. We rely on our eyes more than any other sense. Visual communication plays a big part in conveying information to an audience…Photojournalist from all over the world play a large contribution to our awareness of our own surroundings…”
Sedang
Nikolaos van Dam (apanya Van Damme bintang fave bojoku ya? hehe..), dubes Netherlands bilang : “… Freedom of press is a vital condition for the implementation of human rights. I wish the spectators an unforgettable, informative experience…”
.








primitive bungy jumping

























































































hipnotis teve all over the world ...



























































gadis kecil korban incest sdg antri konseling
















seorang gadis sdg menanti giliran aborsinya yang kedua











seorang gadis di tempat praktek aborsi
































































seekor beruang kutub tewas dgn panah di lehernya.







































ritual2 utk menghilangkan 'madness' ala amerika latin...
















































Tuesday, November 25, 2008

bekal untuk anggas ...

From Tea for Two :
"Izinkan aku ...."
"Menjadi bilangan primamu. Bilangan prima yang hanya bisa dibagi dengan bilangan itu sendiri, atau dibagi dengan angka satu. Angka satu adalah kamu, satu-satunya dan selalu menjadi nomor satu..."
Hooiii... Chayangku Anggas... andai ada yang bilang kayak gitu ke Mama ... Mama dah klepek-klepek setengah mampus ... so, Mama catatkan ini di blog Mama ... buat bekal rayuan maut Anggas besok2 .. he he ... Hmm ... Siapa ya, that lucky girl yang akan jadi saingan Mama ?

Sunday, November 2, 2008

met ultah pa...

19.02.08
Dearest Papa,
Uncountable thanks
4 the greatest love you gave us
4 always put us on the first place instead of everything else on earth
4 incredible concerning, thinking, fighting with all your pain, blood and tear
4 being 24 hours a day and 7 days a week reliable defender
4 doubling our joys and dividing aour sorrows
4 everything we shared : the dreams, the laughter and the tears
We love you with a very very special love, that deepens every year
Happy birthday !

Yudhi, Fara , Anggas

Tuesday, October 21, 2008

things I mad about you ....

BSD, 06.10.08
Mas Ed terpaksa kudu berangkat lagi ke Banjarmasin hr ini. setelah 1 minggu menemani aku dan anak2 di rumah selama libur lebaran. Ketika berpamitan dan mencium pipiku, ini yang dibisikkannya ke telingaku dengan penyesalan sepenuh hati "Maaf Sayang, meninggalkanmu dalam kondisi ga ada pembantu seperti ini ...." ... Hmm ... mungkin itu hanya sepenggal kalimat sederhana, tapi caramu menyampaikannya ... membuatnya menjadi really really sweet, honey ...